Memasuki hari-hari awal pelaksanaan KKN di Desa Tambakreja, KKN STKIP Majenang Kelompok 15 terus melakukan berbagai kunjungan dan silaturahmi sebagai bagian dari proses mengenal lingkungan serta menggali potensi yang ada di masyarakat. Pada 22 Juli 2026, Kelompok 15 kembali melaksanakan rangkaian kegiatan yang terbagi dalam dua agenda utama, yaitu kunjungan ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kedungreja pada pagi hari dan silaturahmi ke TPQ As Syuhudiyyah pada malam harinya.
Menggali Informasi Pertanian di BPP Kecamatan Kedungreja
Sekitar pukul 09.00 WIB, mahasiswa Kelompok 15 melakukan perjalanan menuju BPP Kecamatan Kedungreja. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memperoleh informasi dan wawasan mengenai kondisi serta potensi sektor pertanian yang ada di wilayah Kecamatan Kedungreja, khususnya yang dapat berkaitan dengan kehidupan masyarakat Desa Tambakreja.
Pertanian menjadi salah satu sektor yang menarik perhatian Kelompok 15 karena sebagian masyarakat Desa Tambakreja memiliki aktivitas dan mata pencaharian yang berkaitan dengan sektor tersebut. Oleh karena itu, menggali informasi secara langsung dari pihak yang memiliki pengetahuan dan pengalaman di bidang pertanian menjadi langkah penting sebelum mahasiswa menentukan bentuk kegiatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berkesempatan untuk berdiskusi dan menggali berbagai informasi seputar pertanian, mulai dari kondisi sektor pertanian di wilayah Kecamatan Kedungreja hingga potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat. Informasi yang diperoleh menjadi bahan bagi Kelompok 15 untuk memahami lebih jauh bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan melalui kegiatan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.
Kunjungan ke BPP bukan sekadar mencari informasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses belajar mahasiswa untuk mengenali potensi desa dari berbagai sudut pandang. Dengan memahami kondisi pertanian secara lebih baik, mahasiswa diharapkan dapat menyusun program kerja yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dan potensi masyarakat.
Silaturahmi Malam ke TPQ As Syuhudiyyah
Setelah menjalani kegiatan pada pagi hingga siang hari, rangkaian perjalanan Kelompok 15 dilanjutkan pada malam harinya dengan silaturahmi ke TPQ As Syuhudiyyah. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan kepada lingkungan masyarakat sekaligus untuk menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKN.
Kedatangan mahasiswa tidak hanya bertujuan untuk bersilaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk permohonan izin untuk melaksanakan program kerja KKN di lingkungan TPQ As Syuhudiyyah. Koordinasi dan permohonan izin ini menjadi langkah penting agar kegiatan yang direncanakan dapat terlaksana dengan baik serta memperoleh dukungan dari pihak pengelola TPQ dan masyarakat sekitar.
Melalui pertemuan tersebut, mahasiswa juga berupaya membangun komunikasi yang baik dengan pihak TPQ. Lingkungan pendidikan keagamaan seperti TPQ menjadi salah satu ruang yang potensial bagi mahasiswa untuk berkontribusi, berbagi pengetahuan, serta menciptakan kegiatan yang dapat memberikan pengalaman positif bagi anak-anak di lingkungan Desa Tambakreja.
Dari kunjungan pagi hingga silaturahmi pada malam hari, tanggal 22 Juli 2026 menjadi salah satu hari yang penuh dengan proses belajar bagi Kelompok 15. Pada pagi hari, mahasiswa belajar mengenali potensi pertanian dan peluang pengembangan ekonomi masyarakat melalui kunjungan ke BPP Kecamatan Kedungreja. Sementara pada malam hari, mahasiswa membangun komunikasi dan kepercayaan melalui silaturahmi ke TPQ As Syuhudiyyah.
Dua kegiatan tersebut menunjukkan bahwa perjalanan KKN bukan hanya tentang menjalankan program kerja yang telah direncanakan, tetapi juga tentang mengenal masyarakat, menggali potensi, membangun komunikasi, dan mencari ruang untuk memberikan kontribusi nyata.
Bagi Kelompok 15, setiap kunjungan menjadi bagian dari perjalanan untuk memahami Desa Tambakreja secara lebih dekat. Sebab, program kerja yang baik tidak hanya lahir dari sebuah rencana, tetapi juga dari proses mendengar, melihat, berdiskusi, dan memahami kebutuhan masyarakat secara langsung.




Posting Komentar untuk "Menelusuri Potensi Pertanian dan Menjalin Sinergi Pendidikan: Perjalanan KKN Kelompok 15 pada 22 Juli 2026"